RS Jantung Jakarta
16-18 April 2026
Kami di sini untuk tindakan VSD nya our dear L, di usianya 2,5 tahun. Setelah 2,5 tahun mempelajari VSD, konsul sana sini, akhirnya kami memantapkan hati untuk tindakan ini dengan Prof. Mulyadi M. Djer.
Berikut perjalanan L dengan VSD nya:
- check up 1 minggu setelah lahir, DSA sense sepertinya ada VSD (thanks dr Santi :) ). Lalu dirujuklah kami ke DSA sp. Jantung anak (Pediatric Cardiologist) either Prof Sudigdo atau Prof Mulyadi
- secara jadwal kami kebetulan dapatnya jadwal Prof Sudigdo di RS PIK, yang pertama kali mengkonfirmasi L dengan penyakit jantung bawaan , VSD sedang.
- selanjutnya karena keterbatasan jarak dan jadwal karena 3 bulan aku di Bogor, kami mendapat rekomendasi untuk lanjut kontrol ke dr. Liku di RS Hermina Bogor
- setelah balik ke Jkt explore alternatif dokter. cek ke dr Dedi di RS Jantung JKT tapi ngga peaceful sekali dg gaya ngomongnya, dan memutuskan balik kontrol ke dr Liku
- di umur 1,5 th aku keinget tentang rujukan awal ke Prof Mulyadi, kt coba ke sana dan dapat ancer2 2 tahun itu semi deadline karena less likely bisa menutup secara natural setelah 2 tahun
- cobalah kami ke KL malaysia, puas banget dengan comprehensive test dan dokternya, tapi tetap harus pantau 6 bulanan
- unfortunately 6 bulan kemudian, ketika check up lagi di JKT, keadaan jantung udah kurang ok, dan disarankan tutup aja
Cut the story short here we are.
Baru selesai tindakan dan ternyata it's not a happy path.
TEE sudah, sudah dicoba kateterisasi juga, tapi lalu diputuskan gabisa ditempel alatnya karena posisi terlalu dekat katup.
What a long day. K is mentally exhausted, he said. I am physically tired. So let's continue pray for the next step.
No comments:
Post a Comment