Yang keluar dari mulut cuma "Ga mau, Ga mau, Ga mau... "
minum air -- Ga mau
minum susu -- Ga mau
makan bubur -- Ga mau
minum obat -- Ga mau
OK , Aku bilang sama dia, "Iya emang ngga enaknya sakit, ngga enak badannya. Lana boleh pilih: minum obat lalu besok sudah sembuh atau ngga usah minum obat, biar besok-besok-besok sakit masih sakit terus"
"Sakit terus... " (maksudnya pilih ga minum obat)
tapi ketika disuapin obat, ternyata mulut mangap tanpa perlawanan.
Lalu dia tidur lagi.
Baru aku sadar, "ga mau" hanya ekspresi yang bisa keluar dr mulut. mungkin lebih tepatnya
"Ga mau sakit"
"Ga mau batuk"
"Ga mau ada dahak yg susah keluar"
tapi otaknya belum matang untuk elaborate kata-kata seperti itu.
Refleksi ku: buat kita yang dewasa emang harusnya lebih eling merespon dan memaknai omongan anak 2 tahun. Ga bisa telan bulat-bulat semuanya. Karena si kecil baru belajar bertutur kata. Mohon maklum kalau otaknya kadang ngga sinkron dengan apa yang diucap.
______
Pagi ini demamnya sudah hilang,
celotehnya sudah kembali, cerita tentang Cila, tentang kutekan sama Sophia,
Sudah bs loncat turun kasur.
Batuknya masih ada, tapi badannya jauh lebih enak.
I am so proud u choose to take the medicine and get heal in a day, baby ❤️. sehat-sehat anakku..